Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Memangnya Harus Sama?

Gambar
Pernah nggak denger, ada guru, dosen, atau sesepuh yangg bilang 'Kamu harus jadi seperti saya ya! Punya jabatan tinggi, pendidikan tinggi, bla bla bla...' semoga yangg ngomong umurnya tinggi juga. Nggak ada yang salah sihh (sebenarnya ada, kalo nggak ada ngapain dibahas), nggak ada yang salah dengan membanggakan jabatan ataupun status pendidikan, itu kan pencapaian kita, wajar kalau kita merasa bangga, tapi kenapa harus diikuti dengan kata - kata 'harus seperti saya' atau 'harus sama kayak saya' kita aja nggak dari satu rahim, kenapa harus sama? Entah kenapa denger pernyataan kayak gitu tuh bukannya termotivasi, malah berasa teremehkan. Apa yg membuat mereka menjadikan jabatan dan status pendidikan mereka sebuah standar yg harus diikuti semua org? Bagaimana kalau aku atau orang lain memilih jalan yg berbeda dari mereka? Jadi penulis misalnya, atau pemain bola, atau juru masak, atau ibu rumah tangga yang menikah dengan crazy rich asia? (amin)  Apa...